Sunrise at Mt. Bromo

it's located in Probolinggo about 100km from Surabaya.

Scenery of Ijen Crater

Located in Bondowoso it's about 200km from Surabaya.

Sukamade

In Banyuwangi.

THE FINEST COFFEE

The Coffee tree from Jampit Coffee Plantation Bondowoso.

Sunday, September 29, 2013

The Sulfur Miners

Talk about Bondowoso Regency, there is a tourism destination that's have a beautiful scenery of a crater, it's well known as IJEN CRATER.

Ijen crater is located in Mount Ijen, East Java, offers beauty both in the morning and evening. In the midst of such spectacular beauty, there are also twisted life, a portrait of the lives of the sulfur miners.

sulfur miners walk among the smokes sulfur at Ijen Crater


Ijen Crater is one of the flagship destination in East Java. Not only local tourists who come, but also foreign tourists. This crater is located in Mount Ijen is located on the border Bondowoso and Banyuwangi.

Mount Ijen reveal a different side than attraction. There are also activities of sulfur miners there. Every day take a fairly difficult terrain in my opinion.

During a visit and see it for yourself, I also feel how heavy the load is carried by the difficult terrain. Slope between 25 to 35 degrees, 3 km hiking trail and had to come down from the lip of the crater between 200 meters to reach the bottom

Saturday, October 15, 2011

Agro Tourism of Arabica Coffee Plantation Kalisat Jampit

Arabica Coffee Garden Tourism object belongs to BUMN PT Perkebunan XXVI; it is 4,000 hectares, and 900 heights from the bottom of the sea. It is about 57km east of Bondowoso town. The guest can watch and enjoy beautiful scenery. 

There we can watch the processes, such as: the picking of coffee, selecting coffee at the field and the factory,
Jampit Guesthouse Anno 1927
drying of coffee seeds and the process of milling coffee seeds that produces Arabica Instant Coffee that has a special taste and a nice fragrance. Arabica coffee has a typical taste with a good smell and a delicious taste. The tourists can also do the garden area tour by bicycles or by cars (which is coordinated by PT. TIMUR CIPTA PESONA AGROWISATA). This car coordinator also provides the transportation to other tourism objects, such as:

- Blawan - Sempol hot water bathing garden
- Kawah Wurung in Jampit - Sempol
- Blawan - Sempol waterfall
- Flower garden in Jampit

Besides enjoying the Arabica coffee, the tourists have several other facilities to enjoy at the plantation. The guests can enjoy the roses and lilies in the flower garden and can enjoy recreational fishing at the fishing arena. There are also meeting rooms, a tennis court, and a swimming pool. The guesthouse at Jampit I, Arabica home stay / Jampit II is also equipped with fireplace rooms. Entertainment programs as well as arranged coffee breaks are available. The wide land can be used as the place for bicycle rides and a car tour.

Tuesday, October 11, 2011

Mount Bromo: Witnessing The Fascinating Sunrise


Located some 4 hours drive from Surabaya, the capital of East Java, Mount Bromo is a part of the Bromo Tengger Semeru National Park that covers a massive area of 800 square kilometres. While it may be small when measured against other volcanoes in Indonesia, the magnificent Mt Bromo will not disappoint with its spectacular views and dramatic landscapes. At 2392 meters tall, Mt Bromo is not among the tallest of Indonesia’s mountains but its stunning beauty lies in its incredible setting. 

Bromo Caldera
From a vantage point on Mount Penanjakan (2,770 meters above sea level), 2.5 hours from Malang. visitors from around the world come to see the sunrise over Mt Bromo. From this spot the vista is magnificent. All you will hear is the click of cameras as visitors snap their camera’s hoping to capture the incredible scene of Mt Bromo in the foreground with Mt Semeru smoking in the distance and the sun shining brightly, quickly rising in the sky.   The eerie landscape has spurned countless legends and myths. Mt Bromo has particular significance for the Tengger people who believe that this was the site where a brave prince sacrificed his life for his family. The people here appease the Gods once a year during the annual Kasada festival where offerings of vegetables, chickens and money are thrown into the crater of the volcano.


Thursday, January 22, 2009

Tentang sebuah kata “Ikhlas”


Masalah, gangguan, dan hambatan tidak akan pernah terhindarkan dari langkah kita sebagai makhluk Tuhan, dan itu semua merupakan hal yang pasti, kehidupan manusia baik itu karier, percintaan, keluarga, bermasyarakat atau apapun tidak akan pernah mulus dan lancar sesuai dengan keinginan kita masing – masing. Padahal tanpa kita sadari, dari hal-hal tersebut kita akan tercetak untuk menjadi lebih tegar, dewasa, dan tabah dalam menjalani kehidupan.
Dari segala macam permasalahan itu cuma satu jawaban yang kita butuhkan. Yaitu “ikhlas”. Ikhlas berarti rela / merelakan, menerima dengan terbuka. Jadi apapun yang kita temui hari ini kalau kita ikhlas untuk menerimanya, semua pasti akan jauh lebih baik pada nantinya. Ikhlas untuk menerima kelebihan orang lain, ikhlas menjalani kehidupan ini merupakan awal yang indah untuk mendapatkan kehidupan yang menakjubkan di masa yang akan datang.
Keikhlasan tidak memiliki tolok ukur yang pasti, tetapi secara garis besar, ikhlas tidak pernah mengenal pamrih ataupun balas budi. Ikhlas itu tanpa arti, tanpa tujuan dan tidak bermaksud. Ikhlas juga tidak dapat kita rasakan. Rasa ikhlas akan mengalir begitu saja seiring dengan nafas kehidupan kita, semakin kita merasa bahwa kita berbuat ikhlas, maka semakin berkurang nilai keikhlasannya. Semakin kita lupa, semakin dekat makna keikhlasan yang ada. Ikhlas adalah “Amnesia”. Ketika kita tidak tahu berapa orang yang telah kita bantu, ketika kita tidak tahu berapa uang yang telah kita sedekahkan, ketika kita tidak tahu berapa waktu yang sudah kita luangkan dan kita tidak tahu berapa besar tenaga yang pernah kita berikan. Itulah makna sebuah keikhlasan.
Ikhlas tidak dapat kita pelajari dibangku sekolah, kuliah maupun seminar – seminar kepribadian manapun di dunia. Keikhlasan hanya didapatkan melalui praktek, latihan dan kebiasaan. Mari sekarang kita mulai untuk melupakan segala perbedaan dan segala permasalahan coba relakan semua yang telah terjadi, kita sambut hari esok dengan cita – cita baru, yang memiliki semangat lebih untuk menggapainya.
Masing – masing dari kita coba membayangkan bagaimana indahnya bumi yang kita huni ini apabila dipenuhi dengan keihklasan, dimana setiap orang yang memiliki kelebihan tidak pernah merasa kelebihan itu adalah miliknya. Sehingga akan tercipta kehidupan yang saling mengisi antara satu dengan yang lain. Kehidupan yang tiada rasa iri, dengki dan dendam karena semua dapat diterima dengan rasa ikhlas.

Tuesday, October 7, 2008

Hanya saat ini

Setiap orang merasa bahwa ia kurang dari yang lain, tidak sesukses yang lain. Hal ini adalah wajar. Kita semua paham dan sangat mengerti bahwa apa yang akan terjadi nanti tergantung apa yang kita lakukan saat ini. Banyak orang ingin untuk menjadi lebih baik, tetapi tidak sedikit pula yang hanya berangan – angan. Kebanyakan orang mau berubah, tetapi selalu menunggu waktu yang tepat, padahal sesungguhnya tidak pernah ada waktu yang tepat selain saat ini untuk menjadi lebih baik.
Karena kita semua tahu, bahwa tadi, kemarin, minggu lalu dan semua waktu yang telah kita lalui bukan lagi berada dalam kuasa kita karena bukan milik kita. Demikian juga dengan nanti, hari esok, minggu depan dan seterusnya karena masa depan masih merupakan misteri yang tidak satupun dari kita mengerti apa yang akan terjadi. Yang kita miliki dan dalam kuasa kita hanyalah saat ini, mari kita jadikan hari kemarin sebagai pembelajaran di hari ini untuk menyambut hari esok yang lebih baik. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW.
Barang siapa yang:
Pada hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung.
Pada hari ini sama dengan kemarin adalah orang yang merugi.
Pada hari ini lebih buruk dari kemarin adalah orang yang celaka.
Maka dari itu, marilah kita sama – sama berubah untuk menjadi lebih baik mulai saat ini, karena “hanya saat ini”lah yang kita miliki untuk masa depan kita, jangan pernah ragu, ALLAH akan selalu menyertai setiap langkah kita.